Kamis, 19 Juni 2008

Cukup Sebutir Beras

dari milist YDSF

(Bagaimana Cina Bangkit)

Cina yang sekarang muncul sebagai negara super power dahulunya pernah sangat miskin. Dengan jumlah penduduk yang berjumlah 1 milyar kala itu bukan barang mudah bagi pemerintah Cina untuk mensejahterakan rakyatnya. Hutang luar negeri dari negara tetangga terdekat pun menjadi gantungan yaitu dari negara Uni Sovyet. Alkisah suatu hari terjadi perselisihan paham antara Mao Zedong pemimpin Cina era itu dengan pemimpin Sovyet. Perselisihan begitu panas sampai keluar statement dari pemimpin Sovyet, "Sampai rakyat Cina harus berbagi 1 celana dalam untuk 2 orang pun, Cina tetap tidak akan mampu membayar hutangnya."

Baca Selengkapnya

2 komentar:

Mama Rafi mengatakan...

terharu bacanya, terkadang hal2 kecil bisa memberikan manfaat yg sangat besar ya.
btw lam kenal balik thanks dah mampir.

Amma's Family mengatakan...

hehe..

itu dia mbak!!
seringkali kita melupakan ato meremehkan hal yang kecil2.. sementara hal yg dianggap besar ternyata justru tidak memberikan manfaat apa2 buat kita..

makasiy juga ya atas kunjungan baliknya.. sngat berarti!! :)

salam,
prima -- ummu hizballah