Minggu, 24 Agustus 2008

Mengenalkan Dunia Nyata pada Anak

oleh: Retno WI, Relawan BSMI Jember


Namun ada hal yang sering dilupakan oleh para orangtua. Bahwa anak-anak mereka seharusnya juga memiliki kecerdasan dan kepekaan sosial. Mereka harus mulai dikenalkan dengan realitas masyarakat yang sebenarnya. Bahwa ada diantara mereka yang hidup dengan segala keterbatasan.

Bagaimanapun, anak-anak kita adalah aset peradaban masa depan. Tak cukup kalau mereka hanya kita bekali dengan segala kecanggihan teknologi. Jangan pula merasa puas saat mereka memiliki IQ tinggi dan berprestasi gemilang di dunia akademik. Mereka adalah calon pemimpin yang harus memahami kondisi masyarakatnya.


Baca Selengkapnya...

An Unconditional Love...

taken from mailing list of psiunair01

A story is told about a soldier who was finally coming home after having fought in Vietnam.
He called his parents from San Francisco.

"Mom and Dad, I'm coming home, but I've a favor to ask. I have a friend I'd like to bring home with me."

"Sure," they replied, "we'd love to meet him."

"There's something you should know", the son continued, "he was hurt pretty badly in the fighting. He stepped on a land mind and lost an arm and a leg. He has nowhere else to go, and I want him to come live with us."

"I'm sorry to hear that, son. Maybe we can help him find somewhere to live."

"No, Mom and Dad, I want him to live with us."

"Son," said the father, "you don't know what you're asking. Someone with such a handicap would be a terrible burden on us. We have our own lives to live, and we can't let something like this interfere with our lives. I think you should just come home and forget about this guy. He'll find a way to live on his own.

Baca Selengkapnya

Sabtu, 23 Agustus 2008

Cucu Presiden

oleh: Prima

Mumpung masih dalam nuansa Agustusan. Hehe.. Ada-ada saja ya ide orang-orang jaman sekarang. Ternyata bukan hanya balap karung, makan kerupuk, kepruk kendil, dan sejenisnya saja yang menjadi bahan 'langganan' warga masyarakat untuk memeriahkan HUT kemerdekaan negara tercinta ini. Yang lain daripada yang lain pun ada.


Baca Selengkapnya...

Jumat, 15 Agustus 2008

Berjodoh Via Internet

based on the true stories

Hanya berbagi…

Sebut saja Diana, 23 tahun. Alumnus PTN ternama di Surabaya yang lulus dengan predikat cumlaude. Kebetulan Diana tercatat sebagai mahasiswi jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi tahun 2002, mundur setahun karena gagal lulus di UMPTN 2001.

Sepintas, Diana terlihat biasa saja. Menjadi sedikit istimewa karena Diana kini tidak sendiri lagi. Yah, Diana sudah menikah! Dengan seorang Akuntan Bank ternama – berkewarganegaraan Arab Saudi – di negara yang sama, yang dia kenal melalui obrolan via Yahoo! Messenger...

Baca Selengkapnya

Minggu, 27 Juli 2008

Tata Cara Pernikahan dalam Islam

Diambil dari Majalah Al-Mawaddah

Islam telah memberikan konsep yang jelas tentang tata cara pernikahan berlandaskan Al-Qur’an dan
As-Sunnah yang sahih, bukan seperti di sinetron atau film – yang katanya islami – yang akhir-akhir ini marak di tayangan televisi Indonesia.

Baca selengkapnya...

Sabtu, 26 Juli 2008

Bayi Laki-laki atau Perempuan??

Dikutip dari milis sehat

Teruntuk para pengantin baru, ibu muda, ato bahkan ibu-ibu yang tergabung dalam clubforties yang ingin punya momongan (lagi)...
Semoga tabel di bawah ini dapat memberi masukan untuk program memiliki bayi dengan potensi jenis kelamin tertentu...
Kalau cocok...Alhamdulillah...

Kalau meleset...ya buat 'lucu-lucuan' saja...
Karena hanya Allah Yang Maha Tau...

Selasa, 15 Juli 2008

Bahaya Hasad (Seri Aqidah Ummat)

Dikutip dari www.muslim.or.id

Hasad adalah merasa tidak suka dengan nikmat yang telah Allah berikan kepada orang lain. Bukanlah definisi yang tepat untuk hasad adalah mengharapkan hilangnya nikmat Allah dari orang lain, bahkan semata-mata merasa tidak suka dengan nikmat yang Allah berikan kepada orang lain itu sudah terhitung hasad baik diiringi harapan agar nikmat tersebut hilang ataupun sekedar merasa tidak suka. Demikianlah hasil pengkajian yang dilakukan oleh Syaikul Islam Ibnu Taimiyyah. Beliau menegaskan bahwa definisi hasad adalah merasa tidak suka dengan nikmat yang Allah berikan kepada orang lain.

Hasad memiliki banyak bahaya di antaranya:

  1. Tidak menyukai apa yang Allah takdirkan. Merasa tidak suka dengan nikmat yang telah Allah berikan kepada orang lain pada hakikatnya adalah tidak suka dengan apa yang telah Allah takdirkan dan menentang takdir Allah.
  2. Hasad itu akan melahap kebaikan seseorang sebagaimana api melahap kayu bakar yang kering karena biasanya orang yang hasad itu akan melanggar hak-hak orang yang tidak dia sukai dengan menyebutkan kejelekan-kejelekannya, berupaya agar orang lain membencinya, merendahkan martabatnya dll. Ini semua adalah dosa besar yang bisa melahap habis berbagai kebaikan yang ada. Baca Selengkapnya

Kamis, 26 Juni 2008

Bangkit Bersama

Oleh : Arief Bama

“… Bangkit itu Marah, Marah jika martabat Bangsa dilecehkan …”

”… Bangkit itu Malu, Malu menjadi benalu, Malu minta melulu …”

“… Bangkit itu Tidak Ada, Tidak Ada kata menyerah …”

“… Bangkit itu Mencuri, Mencuri perhatian dunia dengan prestasi …”


Demikian potongan kata-kata yang belakangan ini sering saya dengar di televisi, dan kalau tidak salah dibawakan oleh actor watak Dedy Mizwar. Relevansi kata-kata ini adalah memperingati 100 tahun kebangkitan nasional 1908 yaitu pada saat berdirinya Budi Utomo.


Momen kebangkitan 1908 tersebut telah menjadi api pemicu keberhasilan Indonesia dalam mengentaskan bangsa dari penjajahan colonial. Dan waktu itu Indonesia memiliki banyak tokoh kharismatik yang dikagumi dan disegani oleh seluruh masyarakat Indonesia bahkan dunia, katakanlah H.O.S Cokroaminoto, Ki Hajar Dewantoro, Dr. Wahidin Sudirohusodo, serta Bung Karno sendiri yang juga merupakan produk Kebangkitan Nasional. Baca selangkapnya

Rabu, 25 Juni 2008

Untuk Mereka Yang Sudah Tua

Ketika aku sudah tua, bukan lagi aku yang semula. Mengertilah, bersabarlah sedikit terhadap aku.

Ketika pakaianku terciprat sup, ketika aku lupa bagaimana mengikat sepatu, ingatlah bagaimana dahulu aku mengajarmu.

Ketika aku berulang-ulang berkata-kata tentang sesuatu yang telah bosan kau dengar, bersabarlah mendengarkan, jangan memutus pembicaraanku. Ketika kau kecil, aku selalu harus mengulang cerita yang telah beribu-ribu kali kuceritakan agar kau tidur.

Ketika aku memerlukanmu untuk memandikanku, jangan marah padaku. Ingatkah sewaktu kecil aku harus memakai segala cara untuk membujukmu mandi?

Baca Selengkapnya

Kamis, 19 Juni 2008

Cukup Sebutir Beras

dari milist YDSF

(Bagaimana Cina Bangkit)

Cina yang sekarang muncul sebagai negara super power dahulunya pernah sangat miskin. Dengan jumlah penduduk yang berjumlah 1 milyar kala itu bukan barang mudah bagi pemerintah Cina untuk mensejahterakan rakyatnya. Hutang luar negeri dari negara tetangga terdekat pun menjadi gantungan yaitu dari negara Uni Sovyet. Alkisah suatu hari terjadi perselisihan paham antara Mao Zedong pemimpin Cina era itu dengan pemimpin Sovyet. Perselisihan begitu panas sampai keluar statement dari pemimpin Sovyet, "Sampai rakyat Cina harus berbagi 1 celana dalam untuk 2 orang pun, Cina tetap tidak akan mampu membayar hutangnya."

Baca Selengkapnya