Tampilkan postingan dengan label Siyasah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Siyasah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 31 Oktober 2010

Rakyat Gaza Palestina Bantu Korban Mentawai dan Merapi

Sumber : Dakwatuna.com

Rakyat Gaza, Palestina, kembali menunjukkan rasa ukhuwah dan solidaritasnya kepada rakyat dan bangsa Indonesia yang terus dilanda bencana, khususnya bencana tsunami di Mentawai dan letusan gunung Merapi di Yogyakarta. Rakyat Gaza menyumbang masing-masing sebesar dua ribu dolar AS untuk korban tsunami dan letusan gunung Merapi.
 
Ziad Said Mahmud asal Gaza, kordinator bantuan kemanusiaan internasional Palestina dan juga Direktur Al-Sarraa Foundation menjelaskan, sumbangan untuk korban bencana di Indonesia merupakan hasil keputusan musyawarah antara ulama dan rakyat Palestina, baik yang ada di Jalur Gaza maupun di Suriah. Demkian ujar Ziad dalam siaran pers yang diterima Republika di Jakarta, Ahad (31/10).

Lebih lanjut, Ziad menjelaskan, “Kami tahu, jumlah ini tidak seberapa dibandingkan kesusahan yang sedang dialami saudara-saudara kami di Mentawai dan Merapi. Tapi terimalah ini sebagai tanda cinta kami. Kita satu tubuh. Kalian sakit, kami ikut sakit, sebagaimana kalian merasa sakit ketika melihat kami sakit dan menderita karena dijajah Israel,”
 

Rabu, 10 Maret 2010

Sabar dan Biarlah Allah Menentukan Jadwal Kemenangan

Sumber: Eramuslim.com
Salah satu kendala utama berda’wah di zaman penuh fitnah dewasa ini ialah kenyataan betapa pahitnya kondisi yang sedang dialami ummat Islam di segenap penjuru dunia. Banyak negeri kaum muslimin dewasa ini dipaksa terlibat dalam konflik fisik karena penjajahan lokal terang-terangan seperti yang dialami saudara-saudara kita di Palestina oleh Zionis Yahudi, Chechnya oleh Rusia, Kashmir oleh India, Fatani oleh Thailand, Mindanau oleh Filipina serta Uigur oleh Cina. Belum lagi penjajahan yang berkedok War on Terror (WOT) seperti yang dilakukan kekuatan NATO dengan komandannya Amerika Serikat di Irak, Afghanistan dan sebentar lagi di Yaman. Sebagaimana hal serupa dilakukan oleh kekuatan militer Uni Afrika terhadap Mujahidin di Somalia.

Lambat laun semua konflik yang menimpa ummat Islam diseragamkan sebutannya menjadi WOT. Sehingga betapapun canggihnya retorika mereka mengatakan bahwa WOT bukanlah perang melawan Islam dan kaum muslimin, namun kian hari fakta yang ada kian kuat membantahnya. Amerika sudah sangat sering berkoar-koar menggolongkan Kuba dan Korea Utara sebagai negara teroris, tapi nyatanya tidak pernah kita menyaksikan pengerahan kekuatan militer terhadap kedua negara berpenduduk mayoritas non-muslim tersebut sebagaimana dilakukan terhadap negeri Muslim semisal Irak dan Afghanistan. Bahkan semenjak gagalnya upaya peledakan sebuah pesawat penerbangan Amerika Serikat pada malam Natal 2008 empatbelas negara mayoritas muslim dimasukkan ke dalam daftar hitam (baca: daftar bangsa teroris) oleh Amerika Serikat. Perhatikanlah kutipan berita dari The New York Times 4 Januari 2010:

Under the new rules, all citizens of Afghanistan, Algeria, Lebanon, Libya, Iraq, Nigeria, Pakistan, Saudi Arabia, Somalia and Yemen must receive a pat down and an extra check of their carry-on bags before boarding a plane bound for the United States, officials said. Citizens of Cuba, Iran, Sudan and Syria — nations considered “state sponsors of terrorism” — face the same requirement.

Rabu, 24 Juni 2009

Aktor di Balik Kerusuhan Iran

sumber : swaramuslim

Majalah Schweizmagazin bahasa Jerman dalam makalahnya yang berjudul “Iran: Amerika Kontrol Kerusuhan" yang disana juga terpampang foto Barack Obama sedang menyulut api peta Iran, adalah salah satu bukti keterlibatan langsung Gedung Putih dengan kerusuhan akhir di Teheran.

Dalam makalah tersebut juga menyebutkan sejumlah uang yang dikeluarkan oleh Gedung Putih untuk membiayai kerusuhan di Teheran. Dikatakan jumlah uang yang digelontorkan sejak jaman pemerintahan Bush hingga kini mencapai 85 juta US dolar dan bertujuan untuk menggulingkan pemerintahan Ahmadinejad. Selain sejumlah uang, Amerika juga mendirikan sejumlah setasiun radio berbahasa Persia diantaranya adalah Radio Farda.

Oleh karena itu tidak mengherankan jika kemenangan Ahmadinejad dalam pemilu kali ini disambut dengan cemohan dan hasutan dari Washinton DC.

Baca Selengkapnya

Selasa, 10 Maret 2009



jika politik adalah sesuatu yang abu-abu
yang menjadi senjata para penguasa
yang menjadi sindikat pengejar harta dunia
maka aku bukanlah itu
Namun jika politik adalah pembelaan & perjuangan
yang membangunkan keberanian retorika
dan lantang meneriakkan keadilan
maka aku adalah politikus itu

Jika demokrasi adalah belenggu penjajahan
diramaikan oleh tangan-tangan gila jabatan
disetir untuk mengubur kepribadian anak bangsa
maka itu bukan tempatnya
Namun jika demokrasi adalah sebuah peluru pembebas
yang pengusungnya adalah teladan sejati
dan ideologinya menembus keangkuhan parlemen
maka itu adalah kendaraannya..

forward this message

yang Bersih dan Jujur

Rabu, 04 Februari 2009

Harapan Baru dari Turki untuk Islam

dikutip dari eramuslim.com

Walau berada di tengah masyarakat dan negara Turki yang sekuler, Erdogan dan partainya tetap ingin memperjuangkan nilai-nilai Islam yang mulai redup di negara yang pernah berdiri Kekhalifahan Islam terakhir ini.
Beliau bernama Rajab Thayib Erdogan, atau dalam bahasa Turki disapa sebagai Recep Tayyip Erdogan.
Erdogan lahir di Istanbul pada tanggal 26 Februari 1954. Tapi, ia dibesarkan di tanah kelahiran ayahnya di Rize, daerah pesisir Laut Hitam di Georgia. Pada usia 13 tahun, Erdogan kembali ke Istanbul. Ayah Erdogan, selain sebagai penjaga pantai di Angkatan Laut, juga seorang politikus muslim.

Rabu, 28 Januari 2009

Harakat Al-Muqowwama Al-Islamiyah (HAMAS)

Tulisan ini adalah ulasan singkat tentang Gerakan Jihad Islam di negeri Palestina yang telah menang perang melawan "Terrorist Forever" Zionis Israel Laknatullah, whaaa julukan baru nih...

Adalah Hamas yang merupakan singkatan dari Harakat Al-Muqowwama Al-Islamiyah yang berarti Islamic Resistance Movement atau Gerakan Perlawanan Islam. Hamas berdiri pada tahun 1987 Masehi oleh Syeikh Ahmad Yasin (seorang guru kelahiran 1 Januari 1929), Abdul Aziz Al-Rantisi dan Mohammad Toha. Hamas merupakan kepanjangan tangan dari Ikhwanul Muslimin (Moslem Brotherhood) yang berada di Mesir.

Ikhwanul Muslimin bagi sebagian orang awam dipandang sebagai gerakan Islam yang radikal dan menentang pemerintahan. Perlu diketahui bahwa pemerintahan Mesir telah berada di bawah kekuasaan dan pengaruh para orientalis barat, pemerintahan Mesir jauh lebih liberal dari yang pernah diketahui oleh orang awam dan banyak memberikan keuntungan untuk pemerintahan Amerika yang saat ini berusaha memerangi Islam. Ikhwanul Muslimin didirikan oleh Hasan Al-Banna pada tahun 1928.

Baca Selengkapnya

Jumat, 23 Januari 2009

Obama Oh Obama...!!

Arief Bama

Obama... Oh... Obama...

Don't judge the book by it's cover...
Ternyata benar... begitu banyak orang menaruh harapan pada diri Obama, dengan propaganda penarikan pasukan secara bertahap dari tanah Irak, semua orang seolah terbius. Politik tetaplah politik, seorang pembohong tetaplah pembohong, dan seorang kafir tetaplah kafir.

Sebaiknya kita membuka mata lebar-lebar dalam memandang dunia, kita harus lebih jeli dalam melihat mana yang haq dan mana yang bathil di samping dengan memohon petunjuk pada Allah.

Anda yang banyak berharap kepada Obama pastilah sekarang kecewa berat. Ternyata Obama mendukung "pembantaian" Obama melindungi "teroris" yang sebenarnya dan yang terpenting adalah Obama adalah seorang kafir yang tetap berfihak pada orang kafir.

Baca Selengkapnya

Kamis, 15 Januari 2009

We Will Not Go Down (Song for GAZA)

(Composed by Michael Heart)
Copyright 2009


A blinding flash of white light
Lit up the sky over Gaza tonight
People running for cover
Not knowing whether they’re dead or alive

They came with their tanks and their planes
With ravaging fiery flames
And nothing remains
Just a voice rising up in the smoky haze

Baca Selengkapnya

Jumat, 09 Januari 2009

Akar Konflik Palestina Israel

Oleh: Abi Waskito
dikutip dari www.swaramuslim.com

Pengantar: Sebagai hadiah menyambut Tahun Baru Hijriyyah 1 Muharram 1430 H. Sebagai bentuk rasa solidaritas kepada saudara-saudara seiman di Gaza Palestina. Sebagai ungkap rasa cinta kepada sesama Muslim, dimanapun mereka berada.

Bismillahirrahmaanirrahiim.
Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Fariz Mehdawi, dalam wawancara dengan TVOne mengatakan, bahwa serangan Israel ke Jalur Gaza sejak 27 Desember lalu, adalah serangan ilegal yang telah terjadi selama puluhan tahun. Dalam ulasan berita di MetroTV disebutkan, serangan Israel kali ini merupakan kejadian paling buruk sejak 60 tahun terakhir (sejak Israel berdiri tahun 1948). Para mahasiswa Arab mempertanyakan posisi Liga Arab yang tidak bisa berbuat apa-apa. Dunia internasional, termasuk negara-negara Eropa mengutuk keras serangan Israel ke Gaza, tetapi pihak yang dikutuk terus melancarkan serangan.

Bahkan Israel telah menyiapkan tank-tank dan pasukan cadangan sekitar 6500 orang. Targetnya jelas, seperti kata Ehud Barak, yaitu menggulingkan Hamas.

Masalah konflik Palestina-Israel bukanlah konflik satu bangsa dengan bangsa lain. Ia adalah konflik peradaban yang usianya sangat tua. Disana terbentang benang merah panjang, sejak konflik antara Nabi Muhammad shallallah ‘alaihi wa sallam dengan kaum Yahudi di Madinah, konflik antara Yahudi dan Romawi, konflik antara Yahudi dengan negara-negara Eropa, konflik antara Musa dengan Fir’aun, bahkan konflik antara Yusuf ‘alaihissalam dengan saudara-saudaranya. Ujung-ujungnya adalah konflik abadi antara Allah Ta’ala dengan iblis laknatullah ‘alaih.

Baca Selengkapnya

Surat Terbuka Untuk Pemimpin Hamas

dikutip dari www.swaramuslim.com

Ummat sudah terlalu lama dikecewakan oleh para pemimpin yang mengekor kepada kaum kuffar, termasuk dalam retorikanya. Maka penuhilah harapan kami. Anda termasuk para pemimpin langka di zaman penuh fitnah ini.

Surat Terbuka Untuk Pemimpin Hamas:

Ismail dan Khalid

Sabtu 27 Desember 2008, hanya dua hari menjelang tahun baru 1430 Hijriyah.

Pukul 11.30 menjelang azan Zuhur di Jalur Gaza, Palestina. Pukul 15.30 saat azan asar baru usai berkumandang di Depok, Indonesia.
Mendadak angkatan udara pemerintah Zionis Yahudi Israel meluncurkan 30 rudal ke sasaran-sasaran di jalur Gaza yang menghancurkan sejumlah kantor kepolisian Hamas. Israeli Airstrike ini telah menyebabkan ratusan warga Palestina menjadi syuhada dan ratusan lainnya terluka. Sebagian korban dari kalangan petugas keamanan Gaza.

Namun sebagian adalah anak-anak, ibu-ibu dan kalangan sipil lainnya.
Pemerintah Zionis Yahudi Israel jelas melakukan kezaliman yang nyata...! Mereka telah melanggar semua hukum yang berlaku, bahkan hukum mereka sendiri. Sebagaimana kita ketahui sesungguhnya hari Sabtu bagi kaum Yahudi adalah ”Hari Sabat”, hari di mana setiap Yahudi semestinya berdiam diri di rumah masing-masing.

Alih-alih mereka mentaati hukum mereka sendiri, bahkan mereka melakukan pembantaian pada hari Sabat. Mereka memang terkenal biasa melanggar semua hukum yang ada, namun mereka tetap takut bila harus melanggar hukum mereka sendiri.
Demikian pula dengan kasus Madoff, sang Yahudi penipu sesama Yahudi. Ini merupakan suatu pelanggaran hukum mereka sendiri.


Baca Selengkapnya